Monday, 23 February 2009

enggan


seputik kasih semu
hinggap merayap dalam kelabu
mengharap sebongkah cinta darimu
detik-detik kian berlalu
kau duduk termenung didepanku
terdiam dan membisu
urungkan tuk ungkapkan
sejuta kata yang telah terpendam

ku tak tahu,
apa yang sedang terjadi padamu
enggankah?
kau enggan menyapaku

sejak ku buat segores kesalahan waktu itu
kau tetap begitu
tak dapat maafkan aku?
enggankah?

Friday, 20 February 2009

diantara aku dan dia

matahari tengah bersinar dengan panasnya, membuat prinzea mengusap keringat didahinya dengan sapu tangannya. suasana bus yang dipenuhi orang membuatudara terasa panas. Prinzea hanya terdiam memandana panorama jalanan. Tiba-tiba seseorang laki-laki duduk disampingnya. dan tersenyum manis padanya.
" baru pulang dek?"
"emm..." jawab prinzea
suasana kembali hening seperti semula, hanya dipenuhi hawa panas yang makin membara. sesekali mereka berdua saling melirik namun hanya sekejap dan berlalu.
"sekolah dimana dek?" kata laki-laki itu memecah kesunyian
"SMAN Fortuna"
"ooo...sepupuku juga ada yang sekolah disana"
"oh, boleh tahu siapa namanya kak?"
"aldino"
"ow..aldi, aku juga kenal dia. kebetulan kita sekelas waktu masih kelas XI"

(bersambung)