Now,
i doubt with everything
i feel blank
i have no idea
cause,
as long my journey
i always find mistery
whole time is so sorry
how,
to make i understand
to make you understand
aint easy to explain
what happen between us
i want anything
but i already do nothing
you want me on time
but you always late like taking a game
i asking
you reply but i didn't listening
you dealing
i do but you didn't keeping
what's on my mind
just look like an ilusions
opposite and differents
what can i do?
To make my dream come true
or its always just an imagines
through the strong bridge
i pray to God
tell me the right way
cause,
i am dizzy
i am confused
i lost my basic
i didn't see a beautiful in life
show me, show me, show me
Thursday, 24 December 2009
Wednesday, 23 December 2009
malam ini
bintang tak kunjung datang
bulan hanya mengintip dibalik awan yang kelam
ku terdiam menatap langit yang begitu sunyi
tiba-tiba peluhku menetes tak tertahankan
teringat dia
senyumnya dan wajahnya
dia jauh dari mataku
alam bergema seakan menaruh rasa ingin tahu
tetapi aku hanya berpaling
ku tak ingin dunia tahu apa yang sedang kurasa
sekali lagi deruan angin menyapa seakan penuh tanya
namun aku tetap sembunyikan peluhku yang masih terus mengucur. . .
Hatiku berbisik
janganlah lihat lagi
janganlah bertanya lagi
karena ku tak mau dia merasakan hal ini
biarkan saja malam ini berselimut kabut
bulan hanya mengintip dibalik awan yang kelam
ku terdiam menatap langit yang begitu sunyi
tiba-tiba peluhku menetes tak tertahankan
teringat dia
senyumnya dan wajahnya
dia jauh dari mataku
alam bergema seakan menaruh rasa ingin tahu
tetapi aku hanya berpaling
ku tak ingin dunia tahu apa yang sedang kurasa
sekali lagi deruan angin menyapa seakan penuh tanya
namun aku tetap sembunyikan peluhku yang masih terus mengucur. . .
Hatiku berbisik
janganlah lihat lagi
janganlah bertanya lagi
karena ku tak mau dia merasakan hal ini
biarkan saja malam ini berselimut kabut
Thursday, 17 December 2009
virgory, if i let you go
day by day
all gonna away
i think that i can't
lost you from my mind
but i know what you mean
since she come our life
so amazing and interesting
and my heart says
i must ask to you
how about if i let you go?
what will you tell me
even i know
hurt after the story
and my feeling can't fade away
and once again,
my heart says
that i must ask to you
how about if i let you go?
what will you tell me
all wish for you just get happy in life
whoever you with,
virgory
all gonna away
i think that i can't
lost you from my mind
but i know what you mean
since she come our life
so amazing and interesting
and my heart says
i must ask to you
how about if i let you go?
what will you tell me
even i know
hurt after the story
and my feeling can't fade away
and once again,
my heart says
that i must ask to you
how about if i let you go?
what will you tell me
all wish for you just get happy in life
whoever you with,
virgory
IF I LET YOU GO
played by :- virgory alexandro
- aletta brooklyn
- katie canadish
- nada liverra
- lord demy
Sabtu sore, mentari mulai bersembunyi dibalik awan barat. Hingga mulai terlihat remang. Dibawah sebuah pohon sepasang anak manusia duduk santai terpesona indahnya “sunset”. Terutama anak laki-laki itu, ia dengan seksama memperhatikan kilauan cahaya demi cahaya layaknya seorang seniman. Sementara sang gadis terlihat agak bosan dengan keaadaan seperti itu. Aletta menghembuskan nafas panjang, hendak memecah kesunyian, hal itu cukup menarik perhatian virgory kekasihnya. Virgory tersenyum dan mengelus-elus rambut Aletta yang halus.
“ mau pulang say?”
“nggak kok, terusin aja.” Kata Aletta
Namun melihat kebosanan pada wajah Aletta, Virgory memberi kebijaksanaan untuk segera pulang.
” ya udah, kayaknya udah mulai gelap nih. Pulang aja yuk.” ajak Virgory
Aletta menurut saja, dan menggandeng tangan Virgory. Walaupun sebenarnya mereka masih ingin berduaan karena malam minggu dan hari minggu mereka sudah sepakat tidak akan ngedate, untuk persiapan ulangan hari senin. Walaupun begitu, untuk mengurangi rasa rindu Virgory selalu menyempatkan waktunya untuk menelpon Aletta walau Cuma sekedar menanyakan kabar dan sedang apa.
Senin pagi, Aletta berangkat lebih awal dari biasanya. Di kelasnya masih terlihat sepi hanya beberapa anak yang sedang piket hari itu. Tiba-tiba dari suatu sudut, ada seseorang memanggil-manggil namanya. Dia segera menoleh, ternyata Nada teman sebangkunya.
”ada apa sih, nad?”
”ya duduk sini dunk sayangku, strategis banget nih buat ulangan.” kata nada
”nggak ah, percuma dunk aku udah belajar dua hari, kalau akhirnya nyontek juga.”
Kata Aletta sambil menuju bangku di depan
” tapi..tapi let.....oke oke dehh...!” kata Nada sambil mengikuti Aletta
Jam menunjukkan pukul tujuh lebih, namun Virgory belum kelihatan batang hidungnya. Hal itu cukup membuat Aletta gelisah. Ia selalu menoleh ke belakang dan ke depan ke beranda dan sebagainya.
” Let, lo kenapa sih?”
”Virgo, kok belum berangkat sih. Padahal bentar lagi kan ulangan mau dimulai.” kata Aletta cemas
”tenang aja, dia tuh justru udah berangkat dari tadi pagi, tadi kebetulan aku liat dia lagi diruang OSIS”
”lagi ngapain?”
”gak tau, kelihatannya sibuk banget. Mau ada meeting kali.”
”ohh gitu, mungkin aja”
Hingga menit demi menit berlalu, Virgory belum juga muncul. Aletta menjadi kurang konsentrasi. ” lagi ngapain sih virgo, jangan-jangan dia bolos.” gumam Aletta dalam hati. Waktu mengerjakan tinggal 30 menit. Tiba-tiba terdengar ketukan pintu dari luar. Mengundang perhatian seisi ruangan.
(tok......tok....tok.....tok....)
”maaf pak, terlambat. Saya baru dari.....”
” Gak papa, langsung duduk saja. Ini kerjakan cepat, waktunya tinggal 30 menit lagi.”
” baik pak, terima kasih.”
Tigapuluh menit berlalu, mau mengerjakan pun selesai. Namun Virgo juga tampak bersinar-sinar, tak merasa takut sedikitpun. Mungkin karena dia sudah belajar dengan baik selama dua hari kemarin.
Sepulang sekolah, seperti biasa Virgory selalu pulang bersama Aletta. Namun sebelum itu Virgory harus memimpin rapat OSIS terlebih dahulu. Sementara itu Aletta berjalan-jalan disekitar ruang OSIS. Dan ia mencoba memeasuki ruang kesenian. Ia melihat Bella sedang memandangan sebuah lukisan. Ia menjadi tertarik untuk melihatnya. Betapa tercengangnya dia, melihat lukisan seperti keadaan waktu dia di pantai sabtu kemarin.
”bel, lukisan siapa tuh?”
”eh letta, ini kan lukisan virgo keren banget yah. Padahal Cuma tadi pagi dia ngelukis tapi sekarang udah selesai sebagus ini. Beruntung banget kamu let, punya cowok kayak virgo. Romantis banget”
Aletta hanya tersenyum lebar dan berbisik dalam hati, ” nggak nyangka, kamu bisa ngelukis seindah ini vir”
Selesai rapat seperti biasanya mereka pergi hangout hingga sore atau petang untuk merefreshkan pikirannya. Mereka juga tidak pernah keluar malam-malam, yang mereka gunakan untuk belajar atau sekedar ber-sms-an. Sehingga hubungan mereka juga mendapat persetujuan dari kedua orangtuanya. Kali ini mereka pergi ke floweyhill, sebuah taman yang juga tidak jauh dari ringbeach, pantai yang menyerupai lingkaran indah sekali tempat mereka bersantai. Mereka berjalan-jalan dan saling bergandengan tangan. Sesekali berkejar-kejaran seperti kupu-kupu yang bermain dalam bunga-bungaan.
”vir, sejak kapan kamu suka melukis?”
”oh kamu udah liat lukisanku ya say?”
”iah, bagus banget.”
”aduh, jadi gak spesial lagi deh.”
”gak papa kok, aku seneng banget aku bener-bener gak nyangka. Aku pikir kemarin kamu Cuma ngelamun aja.”
” iya, aku ngelamunin kamu say.” kata Virgory sambil mencium kening Aletta
Aletta hanya menunduk malu ketika Virgory mulai merayu. Begitu juga seterusnya, mereka selalu bercanda-canda bersuka ria, bermesra-mesra, dan saling mendukung satu sama lain. Ibarat telah terikat rantai tembaga yang sulit sekali dipisahkan.
Malam hari, ketika Aletta sedang tiduran dikamarnya sambil tersenyum-senyum sendiri membawa sebuah cermin kecil. Tidak sengaja mama dan adiknya, memasuki kamar Aletta mereka jadi bingung sendiri bertatapan satu sama lain.
” reanna, kakakmu kenapa tuh?” kata mama
”gak tau mam, kesurupan kali.”
”hushhh....jangan ngawur, hmmmm....iya mama tahu.” kata mama sambil mengingat-ingat kejadian tadi sore
”Ya udah mam, kita tinggalin aja daripada nanti kakak ngamuk kalaukita ketahuan memergoki dia lagi gila.”
Mama mengangguk-anggukkan kepalanya isyarat menyetujui maksud reanna.
................................................................................................................................
Bulan demi bulan telah berlalu, hubungan virgory dan Aletta masih tetap sama. Begitu akrab begitu mesra. Hingga membuat beberapa orang menjadi iri untuk memisahkan mereka berdua. Terutama para gadis-gadis yang ngefans banget sama virgory. Namun semuanya gagal, karena virgory sama sekali tidak memberikan respon apapun kepada mereka, ia tampak telah teramat sangat mencintai Aletta, begitu juga sebaliknya.
Breaktime, Aletta sedang menikmati makan-makan bersama Nada di kantin sekolah. Tiba-tiba saja Beny duduk disamping Aletta.
” buk, nasi rames satu sama es jeruk.” Pesan Beny pada pelayan
Aletta dan Nada menjadi bingung dan tampak menghentikan makan-makannya.
“loh kok berhenti terusin aja kali.” kata Beny sekali lagi sambil tersenyum
”tumben nggak makan baso ben, lagi diet yah?” tanya Aletta
”ben, body kamu tuh udah bagus, ngapain juga diet. Percuma dunk udah fitness tiap hari. Kalau otot-ototnya didietin lagi.” tambah Nada
Beny hanya tersenyum kecil
”tumben, gak bareng sama virgo?” tanya Beny
” gak lah, Virgo kan lagi nyiapin acara classmeeting.”
”oh gitu yah. Denger-denger katanya bakalan ada fashion sama band-competition juga ya. Ntar katanya tampilan band di iringi oleh model seperti video klip gitu?”
”masa sih, virgo belum bilang apa-apa tuh sama aku?”.
”iyalah let, kan rapatnya baru aja selesai. Lagian juga masih lama kan Cuma lagi planning” tambah Nada
”iya, maksud aku ntar kalau misalnya emang kayak gitu kamu mau gak jadi model klip kita. Virgo pasti bakalan seneng banget bisa masukin kamu jadi modelnya.”
”gak ah, aku kan gak ada bakat jadi model, ntar malu-maluin lagi.”
Beny tersenyum lebar, ”aku jamin deh gak mungkin malu-maluin.”
” cie cie.......” tambah nada lagi
Akhirnya meneruskan makan-makan mereka. Hingga selesai
Keesokkan harinya, ketika sedang pelajaran mengarang bebas bahasa indonesia. Seseorang guru BK mengabarkan kepada mereka bahwa mereka akan mendapatkan teman baru yang berasal dari Amerika. Kelas menjadi sangat gaduh, setiap siswa berebut pertanyaan tentang identitas siswa baru itu. Guru BK hanya memberikan kelu dia seorang gadis. Kelas menjado gaduh kembali. Semua bersorak-sorak karena kedatangan seorang bule, mereka sudah tidak sabar ingin melihatnya. Pak guru pun hanya tersenyum. Kemudian guru BK menyuruh siswa baru itu untuk memasuki ruangan.
” waw....cantiknya,” kata beberapa anak laki-laki
Beberapa anak lagi masih tercengang dan selalu bertanya-tanya.
Hingga membuat gadis itu menjadi bingung
”tanyanya satu satu anak-anak.!” perintah pak guru
”baik pak guru.....” jawab mereka serempak
”what’s your name?”
“Katie… Katie Canadish, temen-temen jangan pake bahasa inggris yah. Soalnya aku nggak lancar.” jawab Katie
Seisi ruangan langsung tercengang mendengar ucapan Katie dan semua tertawa geli.
“ kirain bule.” Kata salah seorang murid
“bulepotan kali…..” yang lain menyambung dengan terus tertawa-tawa
Hingga membuat Katie menjadi menunduk malu dan sedih. Aletta berdiri dan maju ke depan. Dan menepuk punggung Katie.
” Katie tuh blasteran udah kelamaan tinggal disini, jadi wajar aja kan.”
Katie menjadi riang kembali dan semangat. ” iya bener, papaku orang canada, tapi selama ini aku tinggal di Indonesia. Giliran mau pindah kesana, aku gak paham pelajaran disana. Terus aku kesini deh. ” jawab Katie dengan begitu polos
Sekali lagi terdengar tawa dari seisi ruangan.
”sudah sudah, kita lanjutkan pelajaran lagi. Aletta dan Katie silahkan duduk.”
Kemudian mereka duduk. Tepat di belakang Aletta, katie duduk. Dan melanjutkan pelajaran.
(bersambung)
- aletta brooklyn
- katie canadish
- nada liverra
- lord demy
Sabtu sore, mentari mulai bersembunyi dibalik awan barat. Hingga mulai terlihat remang. Dibawah sebuah pohon sepasang anak manusia duduk santai terpesona indahnya “sunset”. Terutama anak laki-laki itu, ia dengan seksama memperhatikan kilauan cahaya demi cahaya layaknya seorang seniman. Sementara sang gadis terlihat agak bosan dengan keaadaan seperti itu. Aletta menghembuskan nafas panjang, hendak memecah kesunyian, hal itu cukup menarik perhatian virgory kekasihnya. Virgory tersenyum dan mengelus-elus rambut Aletta yang halus.
“ mau pulang say?”
“nggak kok, terusin aja.” Kata Aletta
Namun melihat kebosanan pada wajah Aletta, Virgory memberi kebijaksanaan untuk segera pulang.
” ya udah, kayaknya udah mulai gelap nih. Pulang aja yuk.” ajak Virgory
Aletta menurut saja, dan menggandeng tangan Virgory. Walaupun sebenarnya mereka masih ingin berduaan karena malam minggu dan hari minggu mereka sudah sepakat tidak akan ngedate, untuk persiapan ulangan hari senin. Walaupun begitu, untuk mengurangi rasa rindu Virgory selalu menyempatkan waktunya untuk menelpon Aletta walau Cuma sekedar menanyakan kabar dan sedang apa.
Senin pagi, Aletta berangkat lebih awal dari biasanya. Di kelasnya masih terlihat sepi hanya beberapa anak yang sedang piket hari itu. Tiba-tiba dari suatu sudut, ada seseorang memanggil-manggil namanya. Dia segera menoleh, ternyata Nada teman sebangkunya.
”ada apa sih, nad?”
”ya duduk sini dunk sayangku, strategis banget nih buat ulangan.” kata nada
”nggak ah, percuma dunk aku udah belajar dua hari, kalau akhirnya nyontek juga.”
Kata Aletta sambil menuju bangku di depan
” tapi..tapi let.....oke oke dehh...!” kata Nada sambil mengikuti Aletta
Jam menunjukkan pukul tujuh lebih, namun Virgory belum kelihatan batang hidungnya. Hal itu cukup membuat Aletta gelisah. Ia selalu menoleh ke belakang dan ke depan ke beranda dan sebagainya.
” Let, lo kenapa sih?”
”Virgo, kok belum berangkat sih. Padahal bentar lagi kan ulangan mau dimulai.” kata Aletta cemas
”tenang aja, dia tuh justru udah berangkat dari tadi pagi, tadi kebetulan aku liat dia lagi diruang OSIS”
”lagi ngapain?”
”gak tau, kelihatannya sibuk banget. Mau ada meeting kali.”
”ohh gitu, mungkin aja”
Hingga menit demi menit berlalu, Virgory belum juga muncul. Aletta menjadi kurang konsentrasi. ” lagi ngapain sih virgo, jangan-jangan dia bolos.” gumam Aletta dalam hati. Waktu mengerjakan tinggal 30 menit. Tiba-tiba terdengar ketukan pintu dari luar. Mengundang perhatian seisi ruangan.
(tok......tok....tok.....tok....)
”maaf pak, terlambat. Saya baru dari.....”
” Gak papa, langsung duduk saja. Ini kerjakan cepat, waktunya tinggal 30 menit lagi.”
” baik pak, terima kasih.”
Tigapuluh menit berlalu, mau mengerjakan pun selesai. Namun Virgo juga tampak bersinar-sinar, tak merasa takut sedikitpun. Mungkin karena dia sudah belajar dengan baik selama dua hari kemarin.
Sepulang sekolah, seperti biasa Virgory selalu pulang bersama Aletta. Namun sebelum itu Virgory harus memimpin rapat OSIS terlebih dahulu. Sementara itu Aletta berjalan-jalan disekitar ruang OSIS. Dan ia mencoba memeasuki ruang kesenian. Ia melihat Bella sedang memandangan sebuah lukisan. Ia menjadi tertarik untuk melihatnya. Betapa tercengangnya dia, melihat lukisan seperti keadaan waktu dia di pantai sabtu kemarin.
”bel, lukisan siapa tuh?”
”eh letta, ini kan lukisan virgo keren banget yah. Padahal Cuma tadi pagi dia ngelukis tapi sekarang udah selesai sebagus ini. Beruntung banget kamu let, punya cowok kayak virgo. Romantis banget”
Aletta hanya tersenyum lebar dan berbisik dalam hati, ” nggak nyangka, kamu bisa ngelukis seindah ini vir”
Selesai rapat seperti biasanya mereka pergi hangout hingga sore atau petang untuk merefreshkan pikirannya. Mereka juga tidak pernah keluar malam-malam, yang mereka gunakan untuk belajar atau sekedar ber-sms-an. Sehingga hubungan mereka juga mendapat persetujuan dari kedua orangtuanya. Kali ini mereka pergi ke floweyhill, sebuah taman yang juga tidak jauh dari ringbeach, pantai yang menyerupai lingkaran indah sekali tempat mereka bersantai. Mereka berjalan-jalan dan saling bergandengan tangan. Sesekali berkejar-kejaran seperti kupu-kupu yang bermain dalam bunga-bungaan.
”vir, sejak kapan kamu suka melukis?”
”oh kamu udah liat lukisanku ya say?”
”iah, bagus banget.”
”aduh, jadi gak spesial lagi deh.”
”gak papa kok, aku seneng banget aku bener-bener gak nyangka. Aku pikir kemarin kamu Cuma ngelamun aja.”
” iya, aku ngelamunin kamu say.” kata Virgory sambil mencium kening Aletta
Aletta hanya menunduk malu ketika Virgory mulai merayu. Begitu juga seterusnya, mereka selalu bercanda-canda bersuka ria, bermesra-mesra, dan saling mendukung satu sama lain. Ibarat telah terikat rantai tembaga yang sulit sekali dipisahkan.
Malam hari, ketika Aletta sedang tiduran dikamarnya sambil tersenyum-senyum sendiri membawa sebuah cermin kecil. Tidak sengaja mama dan adiknya, memasuki kamar Aletta mereka jadi bingung sendiri bertatapan satu sama lain.
” reanna, kakakmu kenapa tuh?” kata mama
”gak tau mam, kesurupan kali.”
”hushhh....jangan ngawur, hmmmm....iya mama tahu.” kata mama sambil mengingat-ingat kejadian tadi sore
”Ya udah mam, kita tinggalin aja daripada nanti kakak ngamuk kalaukita ketahuan memergoki dia lagi gila.”
Mama mengangguk-anggukkan kepalanya isyarat menyetujui maksud reanna.
................................................................................................................................
Bulan demi bulan telah berlalu, hubungan virgory dan Aletta masih tetap sama. Begitu akrab begitu mesra. Hingga membuat beberapa orang menjadi iri untuk memisahkan mereka berdua. Terutama para gadis-gadis yang ngefans banget sama virgory. Namun semuanya gagal, karena virgory sama sekali tidak memberikan respon apapun kepada mereka, ia tampak telah teramat sangat mencintai Aletta, begitu juga sebaliknya.
Breaktime, Aletta sedang menikmati makan-makan bersama Nada di kantin sekolah. Tiba-tiba saja Beny duduk disamping Aletta.
” buk, nasi rames satu sama es jeruk.” Pesan Beny pada pelayan
Aletta dan Nada menjadi bingung dan tampak menghentikan makan-makannya.
“loh kok berhenti terusin aja kali.” kata Beny sekali lagi sambil tersenyum
”tumben nggak makan baso ben, lagi diet yah?” tanya Aletta
”ben, body kamu tuh udah bagus, ngapain juga diet. Percuma dunk udah fitness tiap hari. Kalau otot-ototnya didietin lagi.” tambah Nada
Beny hanya tersenyum kecil
”tumben, gak bareng sama virgo?” tanya Beny
” gak lah, Virgo kan lagi nyiapin acara classmeeting.”
”oh gitu yah. Denger-denger katanya bakalan ada fashion sama band-competition juga ya. Ntar katanya tampilan band di iringi oleh model seperti video klip gitu?”
”masa sih, virgo belum bilang apa-apa tuh sama aku?”.
”iyalah let, kan rapatnya baru aja selesai. Lagian juga masih lama kan Cuma lagi planning” tambah Nada
”iya, maksud aku ntar kalau misalnya emang kayak gitu kamu mau gak jadi model klip kita. Virgo pasti bakalan seneng banget bisa masukin kamu jadi modelnya.”
”gak ah, aku kan gak ada bakat jadi model, ntar malu-maluin lagi.”
Beny tersenyum lebar, ”aku jamin deh gak mungkin malu-maluin.”
” cie cie.......” tambah nada lagi
Akhirnya meneruskan makan-makan mereka. Hingga selesai
Keesokkan harinya, ketika sedang pelajaran mengarang bebas bahasa indonesia. Seseorang guru BK mengabarkan kepada mereka bahwa mereka akan mendapatkan teman baru yang berasal dari Amerika. Kelas menjadi sangat gaduh, setiap siswa berebut pertanyaan tentang identitas siswa baru itu. Guru BK hanya memberikan kelu dia seorang gadis. Kelas menjado gaduh kembali. Semua bersorak-sorak karena kedatangan seorang bule, mereka sudah tidak sabar ingin melihatnya. Pak guru pun hanya tersenyum. Kemudian guru BK menyuruh siswa baru itu untuk memasuki ruangan.
” waw....cantiknya,” kata beberapa anak laki-laki
Beberapa anak lagi masih tercengang dan selalu bertanya-tanya.
Hingga membuat gadis itu menjadi bingung
”tanyanya satu satu anak-anak.!” perintah pak guru
”baik pak guru.....” jawab mereka serempak
”what’s your name?”
“Katie… Katie Canadish, temen-temen jangan pake bahasa inggris yah. Soalnya aku nggak lancar.” jawab Katie
Seisi ruangan langsung tercengang mendengar ucapan Katie dan semua tertawa geli.
“ kirain bule.” Kata salah seorang murid
“bulepotan kali…..” yang lain menyambung dengan terus tertawa-tawa
Hingga membuat Katie menjadi menunduk malu dan sedih. Aletta berdiri dan maju ke depan. Dan menepuk punggung Katie.
” Katie tuh blasteran udah kelamaan tinggal disini, jadi wajar aja kan.”
Katie menjadi riang kembali dan semangat. ” iya bener, papaku orang canada, tapi selama ini aku tinggal di Indonesia. Giliran mau pindah kesana, aku gak paham pelajaran disana. Terus aku kesini deh. ” jawab Katie dengan begitu polos
Sekali lagi terdengar tawa dari seisi ruangan.
”sudah sudah, kita lanjutkan pelajaran lagi. Aletta dan Katie silahkan duduk.”
Kemudian mereka duduk. Tepat di belakang Aletta, katie duduk. Dan melanjutkan pelajaran.
(bersambung)
Saturday, 12 December 2009
Ketika bumi marah
by arynsa 23-11-2006
Ketika langit tak mampu menahan dirinya
Ketika planet-planet bosan pada tempatnya
Ketika bumi marah, bergoncang-goncang
Gunung mengeluarkan lavanya
Lautan menumpahkan airnya
Saat itu,
Semua menjadi tak berdaya
Semuanya menjadi tak bermakna
Menahan segala gelombang bencana
Yang timbul di dunia
Namun mengapa
Tak ada yang peduli
Sebelum hal itu terjadi
tak ada yang menghiraukannya
hanya kaum-kaum yang bertakwalah yang mengerti
saat itu,
segala jeritan dan tangisan tak berguna
segala asa telah terlerai
pintu pengampunan telah tiada
tapi hanya penyesalan yang dalam
tetapi mengapa
masih tak ada yang peduli, mengapa?
Ketika langit tak mampu menahan dirinya
Ketika planet-planet bosan pada tempatnya
Ketika bumi marah, bergoncang-goncang
Gunung mengeluarkan lavanya
Lautan menumpahkan airnya
Saat itu,
Semua menjadi tak berdaya
Semuanya menjadi tak bermakna
Menahan segala gelombang bencana
Yang timbul di dunia
Namun mengapa
Tak ada yang peduli
Sebelum hal itu terjadi
tak ada yang menghiraukannya
hanya kaum-kaum yang bertakwalah yang mengerti
saat itu,
segala jeritan dan tangisan tak berguna
segala asa telah terlerai
pintu pengampunan telah tiada
tapi hanya penyesalan yang dalam
tetapi mengapa
masih tak ada yang peduli, mengapa?
Perpisahan
by arynsa 22-11-2006
Diam, diam seribu bahsa
Sejak kau pergi
Tak pernah terdengar lagi suara kedamaian
Yang biasa kau lantunkan
Karena,
Sejak pertama mengenalmu
Kau tebarkan magligai cinta yang membara
Hingga terbentuk roman antara kita
Tetapi,
Dugaanku salah
Kini aku ragu dengan segalanya
Namun aku mengerti, tak selamanya mimi menjadi kenyaatan
Pertemuan pasti ada perpisahan
Diam, diam seribu bahsa
Sejak kau pergi
Tak pernah terdengar lagi suara kedamaian
Yang biasa kau lantunkan
Karena,
Sejak pertama mengenalmu
Kau tebarkan magligai cinta yang membara
Hingga terbentuk roman antara kita
Tetapi,
Dugaanku salah
Kini aku ragu dengan segalanya
Namun aku mengerti, tak selamanya mimi menjadi kenyaatan
Pertemuan pasti ada perpisahan
Penyesalan
by arynsa 22-11-2006
Gemericik hujan
Terus membasahi kaca
Uapnya mengembun ke dalam
Hingga terasa dingin dan basah
Namun kutetap memandang
Suasana hati yang kacau
Tampak rasanya ingin ingin ku berkhayal
Namun yang timbul hanya tetesan air mata
Jawaban satu kata darinya
Buatku lepilu dan merasa lesu
Mengurai suatu penyesalan
Yang dalam sungguh dalam
Hingga malam sunyi sepi
Tak satupun bintang menampakkan perangainya
Semua hilang gerimispun tiada
Aku terperanjat dalam kesedihan
Apakah aku salah dengan sifatku
Dan aku ingin jauh dari segala yang ada
Pergi tanpa arah
Karena tak satupun peduli
Dan membuatku sendirian
Benarkah ini nyata?
Asaku hilang di terpanya
Dalam isak tangisku
Ku tetap merasa
Masih banyak ceritera yang belum ku ukir di dalam hidupku
Gemericik hujan
Terus membasahi kaca
Uapnya mengembun ke dalam
Hingga terasa dingin dan basah
Namun kutetap memandang
Suasana hati yang kacau
Tampak rasanya ingin ingin ku berkhayal
Namun yang timbul hanya tetesan air mata
Jawaban satu kata darinya
Buatku lepilu dan merasa lesu
Mengurai suatu penyesalan
Yang dalam sungguh dalam
Hingga malam sunyi sepi
Tak satupun bintang menampakkan perangainya
Semua hilang gerimispun tiada
Aku terperanjat dalam kesedihan
Apakah aku salah dengan sifatku
Dan aku ingin jauh dari segala yang ada
Pergi tanpa arah
Karena tak satupun peduli
Dan membuatku sendirian
Benarkah ini nyata?
Asaku hilang di terpanya
Dalam isak tangisku
Ku tetap merasa
Masih banyak ceritera yang belum ku ukir di dalam hidupku
Diriku, dirimu
by arynsa 08-12-2007
Ku ukir sebuah puisi
Untuk menyampaikan salam cinta
Dari lubuk hatiku yang terdalam
Kurangkai kata-kata
Untuk mengungkap berjuta rasa
Di dada yang tersimpan sejak lama
Ku ingin bernyanyi bersenandung
Tentang diriku dan dirimu
Ku ukir sebuah puisi
Untuk menyampaikan salam cinta
Dari lubuk hatiku yang terdalam
Kurangkai kata-kata
Untuk mengungkap berjuta rasa
Di dada yang tersimpan sejak lama
Ku ingin bernyanyi bersenandung
Tentang diriku dan dirimu
Ibu
by arynsa 21-11-2006
Seuntai kata menghimpun berjuta makna
Berjuta kasih sayang
Yang tersimpan sejak lama
Masih teruntai sampai kini
Kerinduan ini masih mendalam
Belaian tangan yang halus
Selembut hatinya
Dikala aku penuh duka
Seringnya terucap helaian
Cinta yang tak terbatas
Walau aku membalas semu
Dan hanya goresan yang aku berikan
Sedikitpun, tidakkah kau merasa nyeri ibu?
Senyum lebar terkembang
Segala peluh ia teteskan
Demi bayi yang tak berdaya
Merawat dengan penuh perhatian
Sejak lama ia bergumam,
” kelak ia akan menggantikan tempatku untuk menyimpan sejumlah cinta yang tinggal tak seberapa ini ”
Betapa besar pengorbanannya
Dan tak pernah ia merasa ia telah berjasa
Sungguh mulia hatimu, ibu
Seuntai kata menghimpun berjuta makna
Berjuta kasih sayang
Yang tersimpan sejak lama
Masih teruntai sampai kini
Kerinduan ini masih mendalam
Belaian tangan yang halus
Selembut hatinya
Dikala aku penuh duka
Seringnya terucap helaian
Cinta yang tak terbatas
Walau aku membalas semu
Dan hanya goresan yang aku berikan
Sedikitpun, tidakkah kau merasa nyeri ibu?
Senyum lebar terkembang
Segala peluh ia teteskan
Demi bayi yang tak berdaya
Merawat dengan penuh perhatian
Sejak lama ia bergumam,
” kelak ia akan menggantikan tempatku untuk menyimpan sejumlah cinta yang tinggal tak seberapa ini ”
Betapa besar pengorbanannya
Dan tak pernah ia merasa ia telah berjasa
Sungguh mulia hatimu, ibu
Mengapa
by arynsa 21-11-2006
Semakin ku melupakanmu
Semakin ku merindukanmu
Semakin ku ingin melepaskanmu
Semakin kau di dalam hatiku
Walau aku tahu
Kau bukan milikku
Tapi aku merasa sangat menyukaimu
Gayamu, senyummu, tingkahmu
Aku bagai awan yang searah jalanmu
Mengapa,
Takdirku tak seindah dia
Diriku pun
Tak secantik dia
Mengapa,
Aku tak mampu menahan hatiku
Aku ingin mengalah
Dan jauh darimu
Tapi rasanya
Semakin kau di dekatku
Namun anggap tak mengenalimu
Walau sesungguhnya aku menyayangimu
Semakin ku melupakanmu
Semakin ku merindukanmu
Semakin ku ingin melepaskanmu
Semakin kau di dalam hatiku
Walau aku tahu
Kau bukan milikku
Tapi aku merasa sangat menyukaimu
Gayamu, senyummu, tingkahmu
Aku bagai awan yang searah jalanmu
Mengapa,
Takdirku tak seindah dia
Diriku pun
Tak secantik dia
Mengapa,
Aku tak mampu menahan hatiku
Aku ingin mengalah
Dan jauh darimu
Tapi rasanya
Semakin kau di dekatku
Namun anggap tak mengenalimu
Walau sesungguhnya aku menyayangimu
Dia paling mempesona
by arynsa 02-11-2006 (dikutip dalam kau cinta pertamaku )
Saat itu aku sedang membayangkan bilamana aku menjadi pangeran yang bijaksana dan berilmu mulia. Kan ku pilih seorang gadis jelita berwatak peri yang mendampingiku. Walau aku masih anak sekolahan aku ingin dapat cinta sejati. Aku berjalan pelan-pelan dengan pikiran yang tenngah kosong. Tiba-tiba diriku menabrak seorang gadis jelita. Aku tak dapat bicara, memandangnya dengan tatapan, ”apakah ini nyata?” pikirnya.. dan tanpa kusadari ku pegang tangannya yang halus selembut sutera . tetapi ia hanya mengembangkan senyuman kecil dan mengucapkan terima kasih padaku kemudian pergi begitu saja. Aku terbayang-bayang wajahnya, hingga terpikirkan mungkinkah dia gadis yang Tuhan hadiahkan untukku. Tercuat dari pikiranku untuk mengetahui siapakah dia gerangan. Berhari-hari kutanya-tanya pada setiap orang, ternyata dia memang sungguh mempesona, setiap orang menyukainya, dan aku ragu bisa mendekatinya, kuharap dia mau menerimaku sebgai sahabatnya.
Saat itu aku sedang membayangkan bilamana aku menjadi pangeran yang bijaksana dan berilmu mulia. Kan ku pilih seorang gadis jelita berwatak peri yang mendampingiku. Walau aku masih anak sekolahan aku ingin dapat cinta sejati. Aku berjalan pelan-pelan dengan pikiran yang tenngah kosong. Tiba-tiba diriku menabrak seorang gadis jelita. Aku tak dapat bicara, memandangnya dengan tatapan, ”apakah ini nyata?” pikirnya.. dan tanpa kusadari ku pegang tangannya yang halus selembut sutera . tetapi ia hanya mengembangkan senyuman kecil dan mengucapkan terima kasih padaku kemudian pergi begitu saja. Aku terbayang-bayang wajahnya, hingga terpikirkan mungkinkah dia gadis yang Tuhan hadiahkan untukku. Tercuat dari pikiranku untuk mengetahui siapakah dia gerangan. Berhari-hari kutanya-tanya pada setiap orang, ternyata dia memang sungguh mempesona, setiap orang menyukainya, dan aku ragu bisa mendekatinya, kuharap dia mau menerimaku sebgai sahabatnya.
Derita Fitnah
by arynsa 02-11-2006
Sejangkah jalan menuju nestapa
Yang timbul karena tak sengaja
Mencapai kepedihan tanpa perbuatan
Karena dia hidup menjadi beban
Berakit-rakit ia menyeberangi lautan permasalahan
Tak kunjung tiba di teluk
Ribuan malam ia menanti
Dengan sabar, menghadap ilahi
Siang dan malam silih berganti
Ia berserah dengan segala pasrah
Terdengar kabar, ia bersakit menahun
Ya Tuhan, engkau Maha Pengasih
Hindarkanlah hamba dari segala dosa
Tabahkan hati dari segala dengki
Begitu juga dia,
Sejangkah jalan menuju nestapa
Yang timbul karena tak sengaja
Mencapai kepedihan tanpa perbuatan
Karena dia hidup menjadi beban
Berakit-rakit ia menyeberangi lautan permasalahan
Tak kunjung tiba di teluk
Ribuan malam ia menanti
Dengan sabar, menghadap ilahi
Siang dan malam silih berganti
Ia berserah dengan segala pasrah
Terdengar kabar, ia bersakit menahun
Ya Tuhan, engkau Maha Pengasih
Hindarkanlah hamba dari segala dosa
Tabahkan hati dari segala dengki
Begitu juga dia,
Sesalku
by arynsa 02-11-2006
Kusadari dulu ku sombong
Dalam hati tinggikan diri
Anggap tak ada yang melebihi
Meski, ada yang lebih sempurna
Tak terpikir, hidup hanya sekali
Bermanja-manja, bersuka ria
Belum terasa pedihnya hati
Berbuat tanpa manfaat
Dan biarkan waktu menghilang tanpa arti
Walau selalu ku turuti
Jengkal demi jengkalalur kehidupan yang makin berduri
Menyengat rasa mengukir lara
Hidup,
Mengapa makin lama makin sulit
Kefatalan hidup membayang semu
Ku tahu waktu tak kan kembali menyapa
Resah dan bimbang menyatu
Inisiatif sukses menjadi ragu
Kusadari dulu ku sombong
Dalam hati tinggikan diri
Anggap tak ada yang melebihi
Meski, ada yang lebih sempurna
Tak terpikir, hidup hanya sekali
Bermanja-manja, bersuka ria
Belum terasa pedihnya hati
Berbuat tanpa manfaat
Dan biarkan waktu menghilang tanpa arti
Walau selalu ku turuti
Jengkal demi jengkalalur kehidupan yang makin berduri
Menyengat rasa mengukir lara
Hidup,
Mengapa makin lama makin sulit
Kefatalan hidup membayang semu
Ku tahu waktu tak kan kembali menyapa
Resah dan bimbang menyatu
Inisiatif sukses menjadi ragu
Rasakan
by arynsa 02-11-2006
Rasakan, sebuah indahnya kalbu
Saat hai itu menyentuh hatimu
Bedakan, antara pikiran yang membuatmu bahagia
Dengan nafsu
Seorang gadis, laksana bunga yang mekar
Aromanya harum menebarkan benih rasa
Yang menggoda
Bila kau telah mengalaminya
Semua pasti menjadi berbeda
dapatkah ia membagi waktu untukku
apakah ia melupakkanku
tidakkah ia tahu, aku tak kan kembali
untuk mengulangi
ku hanya ingin memberi tahu
bunga mawar itu berduri
meski terasa manis dan indah
tetapi mampu meringkus akal dan hati nurani
hidup sekali saja
hiasilah dengan impian jiwa
yang selalu haus ketentraman
Rasakan, sebuah indahnya kalbu
Saat hai itu menyentuh hatimu
Bedakan, antara pikiran yang membuatmu bahagia
Dengan nafsu
Seorang gadis, laksana bunga yang mekar
Aromanya harum menebarkan benih rasa
Yang menggoda
Bila kau telah mengalaminya
Semua pasti menjadi berbeda
dapatkah ia membagi waktu untukku
apakah ia melupakkanku
tidakkah ia tahu, aku tak kan kembali
untuk mengulangi
ku hanya ingin memberi tahu
bunga mawar itu berduri
meski terasa manis dan indah
tetapi mampu meringkus akal dan hati nurani
hidup sekali saja
hiasilah dengan impian jiwa
yang selalu haus ketentraman
Friday, 11 December 2009
sesuatu yang abstract
dia,
datang dalam angan yang jauh
hinggap dalam alam yang tak terlihat
berjalan dalam jembatan maya
yang ada pada setiap manusia
dia,
menembus dinding-dinding
menepis karan-karang kehidupan
dengan kekuatan liar
tak tentu besarnya
dia,
muncul dalam mimpi-mimpi
yang tak terimajinasi
meleburkan ke dalam hati
yang sungguh sulit dimengerti
dia,
dalam suatu masa
dia menghilang tanpa jejak
tetapi dia
meniupkan angin harum
layaknya memberi isyarat
aku akan datang kembali
dia,
abstract
tak ada yang bisa,
menyentuhnya
mememeluknya
menggengamnya
cinta....
poem_cintamisteri
datang dalam angan yang jauh
hinggap dalam alam yang tak terlihat
berjalan dalam jembatan maya
yang ada pada setiap manusia
dia,
menembus dinding-dinding
menepis karan-karang kehidupan
dengan kekuatan liar
tak tentu besarnya
dia,
muncul dalam mimpi-mimpi
yang tak terimajinasi
meleburkan ke dalam hati
yang sungguh sulit dimengerti
dia,
dalam suatu masa
dia menghilang tanpa jejak
tetapi dia
meniupkan angin harum
layaknya memberi isyarat
aku akan datang kembali
dia,
abstract
tak ada yang bisa,
menyentuhnya
mememeluknya
menggengamnya
cinta....
poem_cintamisteri
lonely
look,
leaves are falling
paint are fading
shine are retarding
behind the cloud He hiding
so,
this moment
i couldn't see ev'rything
all are dark
is that a fact?
truely, my fate going to be
nature always dumb
when you gonna answer me?
did i make mistakes?
and it beginning
nobody loves me
nobody likes me
nobody miss me
nobody kiss me
and they tell
you're waste
you're boring
you're mad me up
keep away, freaky...
i'm lonely
and i start to leave you forever
bye,
leaves are falling
paint are fading
shine are retarding
behind the cloud He hiding
so,
this moment
i couldn't see ev'rything
all are dark
is that a fact?
truely, my fate going to be
nature always dumb
when you gonna answer me?
did i make mistakes?
and it beginning
nobody loves me
nobody likes me
nobody miss me
nobody kiss me
and they tell
you're waste
you're boring
you're mad me up
keep away, freaky...
i'm lonely
and i start to leave you forever
bye,
Wednesday, 9 December 2009
Ev'ryday
Ev'ryday,
when i woke up
i wish i would see the rainbow
but i am aware
it's just imposibble
Ev'ryday,
when i get up
i wish i would see your face in the window
but there's no one standing
and sh0wed just a darkshadow on fading
you should know
since you went away
i'm weak
i have no power to stay
i gave up
to do anything
broke my mind
couldn't think which the best
cause without you
everything will be nothing, baby
when i woke up
i wish i would see the rainbow
but i am aware
it's just imposibble
Ev'ryday,
when i get up
i wish i would see your face in the window
but there's no one standing
and sh0wed just a darkshadow on fading
you should know
since you went away
i'm weak
i have no power to stay
i gave up
to do anything
broke my mind
couldn't think which the best
cause without you
everything will be nothing, baby
Fine for awhile
Dear,
can't you hear me?
Here,
i'm standing
and shouting your name endlessly
behind the window
my tears hiding
Honey,
can't you see me?
Here,
i'm standing
and waiting will you take me?
under the rain
my soul dying
Babe,
can't you feel me?
Here,
i'm standing
my love dropping down deeply
only into you
and will go on ever lasting
but,
can't you understand?
can't you back?
can't you feel pity?
gimme a chance,
once more?
even its just a fine
in awhile
can't you hear me?
Here,
i'm standing
and shouting your name endlessly
behind the window
my tears hiding
Honey,
can't you see me?
Here,
i'm standing
and waiting will you take me?
under the rain
my soul dying
Babe,
can't you feel me?
Here,
i'm standing
my love dropping down deeply
only into you
and will go on ever lasting
but,
can't you understand?
can't you back?
can't you feel pity?
gimme a chance,
once more?
even its just a fine
in awhile
Friday, 4 December 2009
Inside The silent Girl
a light similar diamond
sparkling out into heart paradise
without any word
without any action
just a good behave
reveal your lovely side
in your way
e'vryone asking with million question
but they just keep it in their mind
strongly, denny their eyes wink
and they asking,
" why you doing different with other?"
She showing honey smile on her thin lips
but there's no sounds are heard
like a swanlake even so beautiful
but always keep quiet almost the time
sparkling out into heart paradise
without any word
without any action
just a good behave
reveal your lovely side
in your way
e'vryone asking with million question
but they just keep it in their mind
strongly, denny their eyes wink
and they asking,
" why you doing different with other?"
She showing honey smile on her thin lips
but there's no sounds are heard
like a swanlake even so beautiful
but always keep quiet almost the time
Cemasku
Lihatlah,
langit begitu mendung
awan gelap mulai menyapa
gemuruh suara itu kian terdengar
namun aku terdiam terpaku
tak mau menjawab apapun
tetapi dalam hatiku mengandung seribu tanya
dalam misteri alam yang menakutkan ini
ku tak ingin meninggalkan istanaku,
meski kecemasan ini terus menyelimutiku,
selamatkah engkau disana?
langit begitu mendung
awan gelap mulai menyapa
gemuruh suara itu kian terdengar
namun aku terdiam terpaku
tak mau menjawab apapun
tetapi dalam hatiku mengandung seribu tanya
dalam misteri alam yang menakutkan ini
ku tak ingin meninggalkan istanaku,
meski kecemasan ini terus menyelimutiku,
selamatkah engkau disana?
Aku Sayang Kamu
Bintang itu,
bersinar dalam temaram malam
terangi segala yang gelap
meski hanya satu titik
nan jauh di langit sana
kamu itu,
bersinar dalam hidupku yang dulu kelam
terangi jiwaku yang rindu cinta
meski hanya satu detik
berikanlah aku waktu
'tuk katakan aku sayng kamu selamanya
bersinar dalam temaram malam
terangi segala yang gelap
meski hanya satu titik
nan jauh di langit sana
kamu itu,
bersinar dalam hidupku yang dulu kelam
terangi jiwaku yang rindu cinta
meski hanya satu detik
berikanlah aku waktu
'tuk katakan aku sayng kamu selamanya
Wednesday, 2 December 2009
YOUR LOVE IS TRUE
like a star in the night
brightening sky darkness
we laying under the darkness
we close our eyes
our heart shouted loudly, hold me tight
tied us, don't let it loose
and you whispered a sweet word ever
many times in my ears
" I LOVE YOU BABY, AND IT'S TRUE "
i smiling at you sweetly
we began more close
and you stare at my eyes dropping your love deeply
started kiss me passionately
the beautiful night, now go on.
brightening sky darkness
we laying under the darkness
we close our eyes
our heart shouted loudly, hold me tight
tied us, don't let it loose
and you whispered a sweet word ever
many times in my ears
" I LOVE YOU BABY, AND IT'S TRUE "
i smiling at you sweetly
we began more close
and you stare at my eyes dropping your love deeply
started kiss me passionately
the beautiful night, now go on.
Tuesday, 1 December 2009
forever always
i wrote you in my diary
i kept you in my memory
ill safe you from injury
never been try to hurt you
never been try to leave you
never been try to use you as played
forever always i'm with you
forever always you raising my love
forever always i'm relate with your heart
cause, you're everything to me
i kept you in my memory
ill safe you from injury
never been try to hurt you
never been try to leave you
never been try to use you as played
forever always i'm with you
forever always you raising my love
forever always i'm relate with your heart
cause, you're everything to me
i know what i must do
winds so quiet
sounds are clam
but moon still sparkling in the darksky
honey,
please lok at the top
close your eyes
what dyou feel right now?
" i feel your warmness in my soul, but i doubt do you feel so?"
babe, that all my love spread only into yor heart
no doubt again
under the moonlight
we stare each other
i know why i do
i know why i'm here
i know why i'm with you
cause,
i feel your heartbeat
i feel your vibra
and i aware, i'll down without you
i'm yours
sounds are clam
but moon still sparkling in the darksky
honey,
please lok at the top
close your eyes
what dyou feel right now?
" i feel your warmness in my soul, but i doubt do you feel so?"
babe, that all my love spread only into yor heart
no doubt again
under the moonlight
we stare each other
i know why i do
i know why i'm here
i know why i'm with you
cause,
i feel your heartbeat
i feel your vibra
and i aware, i'll down without you
i'm yours
Subscribe to:
Posts (Atom)