Saturday, 12 December 2009

Dia paling mempesona

by arynsa 02-11-2006 (dikutip dalam kau cinta pertamaku )

Saat itu aku sedang membayangkan bilamana aku menjadi pangeran yang bijaksana dan berilmu mulia. Kan ku pilih seorang gadis jelita berwatak peri yang mendampingiku. Walau aku masih anak sekolahan aku ingin dapat cinta sejati. Aku berjalan pelan-pelan dengan pikiran yang tenngah kosong. Tiba-tiba diriku menabrak seorang gadis jelita. Aku tak dapat bicara, memandangnya dengan tatapan, ”apakah ini nyata?” pikirnya.. dan tanpa kusadari ku pegang tangannya yang halus selembut sutera . tetapi ia hanya mengembangkan senyuman kecil dan mengucapkan terima kasih padaku kemudian pergi begitu saja. Aku terbayang-bayang wajahnya, hingga terpikirkan mungkinkah dia gadis yang Tuhan hadiahkan untukku. Tercuat dari pikiranku untuk mengetahui siapakah dia gerangan. Berhari-hari kutanya-tanya pada setiap orang, ternyata dia memang sungguh mempesona, setiap orang menyukainya, dan aku ragu bisa mendekatinya, kuharap dia mau menerimaku sebgai sahabatnya.