Sunday, 29 November 2009

I LOVE YOU REAL

lanjutan.....



Seperti yang telah disarankan teman-temannya, arynsa menmui jean setelah pulang kuliah. Jean sedang duduk dibawah sebuah pohon yang rindang. Arynsa duduk dismpingnya. " arynsa, belum pulang?"
arynsa hanya menggelengkan kepala dan kemudian mereka terdiam selam abberapa saat
" je, sebenernya kamu ytuh sayang gak sih sama aku"
" ia aku sayang sama kamu, sebagai teman sejati" kata jean dengan tersenyum
" teman terbaik?"
"ya seperti apa yang dulu kamu bilang"
" ok, jadi hubungan kita cuma sebagai sekedar temen, kalau misaklnya ada orang yang bilang cinta sama aku dan mau aku jadi ceweknya, gimana?" kata arynsa dengan mata berkaca-kaca
jean terkejut dan tidak mampu mengucapkan sepatah katapun, ia tampak bingung memikirkan seseatu, namun ia memberanikan diri untuk menatap mata arynsa.
" kalau kalian memang saling suka, kenapa gak?" kata jean pelan
" oh jadi aku harus terima dia? berarti amu ngerelain au jalan sama cowok lain dan bakalan ngejaughin kamu!"
arynsa tidak mampu menahan air matanya mendengar ucapan jean.ia berlari menuju teman-temannya yang sudah menunggunya, diberanda.
"ros, jen, jean gak sayang aku, dia gak cinta aku, aku akan nerima cinta revand, malam ini."
"tapi ryn, apa gak terlalu cepat? mungkin jean masih ragu buat nyatain cinta ke kamu'
"bodo.....aku uda yakin dengan keputusanku! ntar malem aku sama revand bakalan ngedate jam 9, aku udah mutusin aemuanya, whatever with next."

sepulang kuliah jean merasa bingung dengan sikap arynsa tadi, ia merasa bersalah telah membuat arynsa menangis, " kenapa dia bilang begitu? apa maunya dia? apa arynsa suka sama aku?" tanyanya berkali-kali.
setelah mandi pun ia masih terbayang-bayang oleh kata-kata arynsa. akhirnya dia memutuskan untuk mendatangi rumah arynsa malam ini.
lewat jam 8 ia sampai di rumah arynsa.
( ting tong ting tong)
arynsa segera berlari membuka pintu. betapa kagetnya dia melihat jean berada di depan matanya.
"mau apa kamu kesini?"
"ryn, aku cuma mau minta maaf sama kamu atas kejadian tadi siang, mungin kamu marah atau benci sama aku. okay, itu aja kok, kelihatannya kamu ada acara, ya udah aku pulng dulu."
"je tunggu, aku gak ada acara kok." kata arynsa memegang tangan jean
jean membalikkan badannya dan tersenyum pada arynsa
"ya udah, kita ngobrol ditaman aja."
mereka pun pergi ke taman bunga yang tidak jauh dari rumah arynsa. Tetapi mereka duduk berjauhan, satu sama lain tidak saling bertatap muka. dan tak sepatah katapun muncul dari kedua bibir mereka, hanya terdenger nyanyian angin malam yang sepoi berhembus mengalunkan melodi-melodinya besrsenandung. semua terasa hening sunyi dan senyap, hingga dingin mulai terasa menusuk kulit kulit ari.hampi setengah jam, mereka hanya menikmati sinar rembulan di langit sana, indah dan sungguh mempesona,.
arynsa menggosok-gosok badannya karena kedinginan.
"kamu kedinginan ya ryn?"
arynsa hanya terdiam, spontan jean melepas jaketnya dan memakaikannya pada tubuh arynsa.
"makasih.'" kata arynsa pelan
"ryn, boleh gak aku tanya satu hal sama kamu?"
"iah bilang aja."
"ehmm. maksud kamu tadi sing?"
arynsa terdiam dan menghela nafas panjang,ia menoleh ke arah seglintir mobil yang melintas di jalan raya itu.
" kalau keberatan lupain aja." sambung jean
" je, benarkah kamu cuma sayang aku sebagai temen?"
jean kembali terdiam, namun matanya menatap wajah arynsa dalam jauh ke dalam hatinya.
" gak ryn, lebih dari itu, aku selalu ingin menjadi yang terbaik buat kamu...."
"jean,please jujur. aku cuma pingin denger tiga kata dari kamu. katakan semua yang ada dalam pikiran kamu, yang sesungguhnya?" kata arynsa dengan mata berkaca-kaca
"gak cuma tiga kata ryn, aku akan kasih kamu empat kata. karena aku serius. i love you real, arynsa. ini yang aku rasakan selama ini selama bersama kamu. suara dari lubuk hatikuyang terdalam." kata jean mendekat. menyentuh wajah arynsa yang hampir meneteskan air matanya.
arynsa memeluknya dengan erat, " i love you too jean" katanya berulang-ulang.
namun toiba-tiba terdengar tepuk tangan dari suatu sudut. ternyata revand telah memeperhatikan mereka sejak tadi.
" so sweet.."
"revand?"
" ia, tadi aku ke rumah kamu, eh kata mamamu kamu lagi di taman sama cowok, dan....udahlah aku udah tahu semuanya. jangan sedih terus dunk, selamat yah buat kalian berdua hapyy ever after deh." kata revand tersenyum lebar da menjabat tangan mmereka berdua.
" aku heran, enapa sedikitpun rvand gak marah, malahan tersenyum, dia beda banget sama yang lain," bisik arynsa dalam hati.
akhirnya arynsa dan jean jadian. dan mejalani hari-harinya bersama-sama. Semua temannya bisa menerima hubungan jean dan arynsa sebagai kekasih. tetapi justru arynsa megalami kebimbangan. Ketika menyadari revand merupakan sosok yang selama ini selalu menghiburnya, dan ramah kepada siapapun.




nantikan eisode selanjutnya, dalam I LOVE YOU REAL 2